Kerajaan Demek

Kerajaan Malumu yang diserang oleh tentara Negara Skonyol mengadakan perang. Raja yang memerintah saat itu Raden Budi I. satu-satunya anaknya yang bernama Pangeran Rohardiyan melarikan diri ke daerah yang bernama IPA 2. Disana dia menikah dengan Putri Aisyah dan mendirikan sebuah kerajaan disitu yang dinamai Kerajaan Demek.

Kehidupan politik Kerajaan Demek sangat baik pada awalnya dimana proses democrazy ditegakkan. Berikut raja-raja yang memerintah Kerajaan Demek.Pangeran Rohardiyan

Dia adalah anak dari Raden Budi, raja terakhir Kerajaan Malumu. Dia mendirikan sebuah kerajaan di daerah IPA 2. Pada masa pemerintahannya, rakyat hidup makmur. Dia menerapkan system hukum democrazy. Dia meninggal pada tahun xxxx karena sudah tua dan tersedak bakso saat menyantap hidangan di suatu pesta besar kerajaan.

Ratu Wilda

Pangeran Rohardiyan menikah dengan Putri Aisyah dan mempunyai satu orang anak perempuan yang dinamai Ratu Wilda. Pada masa pemerintahan Ratu Wilda dia menerapkan system pemerintahan yang sama dengan ayahnya dan menambahi dengan sedikit bumbu seperti diharuskannya para penduduk menghasilkan suatu karya seni dan yang paling terkenal adalah seni drama pada masa itu. Ratu Wilda meninggal pada tahun yyyy saat sedang bertamasya dengan suaminya Pangeran Hanif di suatu pegunungan dia tersandung dan terjatuh ke jurang.

Sultan Maulana

Ratu Wilda diperistri oleh Pangeran Hanif, raja keempat Kerajaan Makassi dan mempunyai dua anak yang pertama anak perempuan yang bernama Laras Sekardhaton dan anak yang kedua diberi nama Sultan Maulana. Dikarenakan Putri Laras adalah perempuan dan berprofesi sebagai pertapa, maka kekuasaan diberikan kepada adiknya Sultan Maulana. Sultan Maulana memberlakukan penarikan pajak yang membuat rakyat sengsara dan banyak pemberontakkan. Sultan Maulana meninggal pada tahun zzzz karena terbunuh pada waktu membantu pasukan Kerajaan Manjamanis melawan Negara Cerigis.

Raja Benny

Sultan Maulana meninggalkan seorang putra hasil perkawinannya dengan Ratu Nitis (anak Ratu Fauzia ratu kedua Kerajaan Santen) yang bernama Benny. Raja Benny berhasil memperbaiki pemberontakkan-pemberontakkan yang ada tetapi belum maksimal. Pada masa ini Kerajaan Demek mencapai kejayaannya dengan menaklukan beberapa daerah. Dia meninggal pada tahun wwww karena dibunuh oleh orang suruhan Ridwan (paman dari Raja Benny).

Putri Dewi

Putri Dewi adalah anak dari Ridwan yang diangkat menjadi penguasa Kerajaan Demek. Namun, beberapa tahun setelahnya Negara Belcanda mendatangi kerajaan tersebut. Belcanda ingin menjajah Kerajaan Demek tetapi Putri Dewi yang tidak ingin dijajah meminta bantuan kepada Kerajaan Closet. Akhirnya mereka tidak ingin mengadakan peperangan tetapi diatasi dengan perjanjian yang disebut Perjanjian Bahasa 1 karena perjanjian itu diadakan di daerah bernama Bahasa 1.

Kerajaan Demek menjadi lalu lintas pelayaran interdaerah dengan barang-barang yang diexpornya seperti semacam rempah-rempah yang disebut brownies yang dihasilkan di suatu daerah bernama Novelas dan makanan berupa nasi goreng dan bakmi yang dihasilkan oleh daerah Meisa.

Kehidupan sosial Kerajaan Demak meningkat pesat pada masa pemerintahan Ratu Wilda karena dia mengadakan suatu peraturan yang mengharuskan rakyatnya menghasilkan hasil karya dan yang paling terkenal adalah seni drama dari daerah Dinda, Yossi, Ratih dan Dhimas. Seni sastra dari daerah Arif, Sekar, Novia dan Rezky. Seni musik dari daerah Dicky, Putri dan Kurnia. Seni agama yang terkenal adalah pemuka agama seperti Yusuf, Hani, Rusyda, dan Tania untuk agama mayoritas (Islam) dan Komang untuk agama minoritas (Hindu). Seni komedi yang paling terkenal berasal dari daerah Occa, Dananto dan Thya. Seni olahraga berasal dari daerah Dandhy dan Artha.

Kerajaan Demek runtuh akibat perjanjian-perjanjian yang diadakan Belcanda untuk menjajah Kerajaan Demek. Salah satunya adalah perjanjian Bahasa 1 yang berisi :

Nggak banyak salah satunya piala juara dua lomba busana adat Jawa waktu CIS. Yang lainnya Masjid Kubah Batu, Candi berlapis emas, prasasti Congkel, buku-buku naskah drama, dll. Yang tahu langsung comment aja.

2 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s