Kamis, 6 Juni

Pagi ini, sekitar pukul 1 pagi, beberapa jam setelah aku posting 5 Juni, setelah aku cuci piring, Komang (anak ia3 yang selalu tertawa entah suasana senang sedih atau khidmat) menanyakan lewat chat FB “kau tau fakultas teknik?” | “tentu saja, ada di sebelah utara rumah sakit” jawabku, kemudian dia bertanya padaku, masa depan apa yang aku pilih, aku jawab sejujurnya, untuk apa berbohong? ilkom,pendmat,agronom, dia bertanya lagi apa aku tak ambil teknik? dia begitu yakin kalau aku bisa masuk teknik karena dia pikir sbm ini bejo-bejoan, dengan beberapa penghargaan (NB: aku masih tersinggung soal Yudha [anak ia 3, salah satu yang sempat aku idolakan😮 tapi sekarang mulai memudar sepertinya] update status tentang “saya tidak datang untuk penghargaan” lagipula siapa yang mau penghargaan aku cuma ingin membuat orang yang menyayangiku bahagia itu saja apa itu salah?) lanjut … pemghargaan, yang aku terima saat purnasiswa dia begitu yakin kalau aku bisa, tapi mau bagaimana lagi? the rice is become porridge and no chance to make it tastier with some flavor, pembayaran udah ditutup dan aku yakin aku tak dapat mengubah lagi, kan? aku harus mantap dengan pilihaknu, toh ini masa depan?

tadi pagi juga sempat berbincang dengan Putri (panggilannya cik Guk, ladyrose = penggila SID aku juga agak suka musik rock gara-gara dia XP) aku menanyakan tentang kekasih Mia (teman sekelas SMP-nya sekarang dia SMK 7), sepertinya aku pernah melihatnya dan ternyata benar, itu Ade (pernah sekelas denganku waktu jamannya acak kelas SMP, sekarang di Stemsa, kata cikguk), I think many things change now, is it right?, aku juga tanya-tanya soal sbm, cikguk dapet tempat ujian di fakultas ekonomi tapi setelah aku tanya milih jurusan apa? dia mendadak offline, kenapa yaa?

habis itu tidur jam setengah 2 setelah liat itazura na kiss, uwwaaaa😄 besok, eh nanti malem selesai, udah nyampek klimaks nih

entah aku mimpi apa tapi aku bangun jam 8 udah disuruh bantuin bapak benerin genteng bocor di rumah nenek, yaudah deh setelah sholat (woyyy jam segini sholat apaaa??? udah masuk dhuha) aku bantuin bapak, ternyata cuma suruh jadi penyangga, heh bentukan-bentukan tiang gini terus suruh jadi penyangga, bapak juga aneh masak benerin atap bocor caranya pake banner bergambar … entah bener entah bukan aku asal terka maap ya yang merasa tersinggung banner bergambar Yesus ditempelin dibawah atap terus nempelinnya pake staples, eiittss bukan staples yang di fotocopy-an tapi staples yang buat nempelin kalo ada pengumuman, di spongebob episode waktu ol’reliable ilang itu lho, pliss pliss tau yak, aku jelasin sampe barkali-kali ke adek sama ibuk cuma adek yang tau kegunaannya soalnya suka nonton

ya, begitulah ku biarkan bapak berekspresi dengan berdiam memegangi penyangga, sejenak aku berpikir, apakah jika aku punya anak besok dia akan membantuku? apakah dia akan bangga mempunyai ayah sepertiku? apakah dia bisa membanggakanku lebih dari yang bisa aku banggakan pada bapak sama ibukku saat ini? aku bersyukur (yokatta) mempunyai bapak yang kerja keras dan menyayangi ibunya dalam artian nenekku yang ga kayak aku dikit-dikit tidur dikit-dikit liat anime, aku ingin suatu hari nanti anakku bisa bilang aku beruntung punya ayah yang tak bisa ku temukan duplikatnya di dunia ini, setidaknya itulah yang tak akan bisa kukatakan pada bapakku atau ibukku, aku hanya diam dan menunggu perintah dari bapak

akhirnya selesai juga jadi buffer (wuss yang UN kimianya 10.00), aku disuruh makan, pagi menjelang siang ini aku menyantap nasi dengan mentega, sambal, dan mendoan, tau kan mendoan kalo gak tau tanya ibuk … yokatta setidaknya pusingku berkurang tapi dahak dan ingus keluar tak tau waktu (efek samping), trus jam duaan liat film Love di kompas TV karena aku cuma liat potongannya aja aku berniat mau download aja, terus liat itazura na kiss udah mau final … gara-gara itu aku gak jadi liat George, liat denk tapi cuma tinggal klepretan, baru nyalain TV 5 menit udah bubar, ganti Mr. Bean, because kompi dipake adek, kuputusin untuk bobo manis, dan aku terbangun aku tanya adek udah jam berapa? | jam tujuh kurang | haaaah aku lalu liat jam ternyata baru jam enam lebih heeeh dasar, kayaknya dia kerjain aku

yaah kayaknya ini dua kalinya aku nggak mandi sore, habis sholat rasanya dingin mau mandi, ini udah baikan takutnya kalo mandi ntar kumat lagi pileknya, beuuuhh, kayaknya konsep mandi orang lain yang dua kali sehari berbeda denganku yang dua hari sekali , yaudah let’s get dinner, waktu aku ambil piring bapak menatapku dengan sinis, aku membiarkannya dan langsung pergi ke magic com, lalu bapak teriak ke adek “tolong beliin nasi”, hiyaaa waktu aku buka magic com-nya, hanya ada kehampaan dan kekosongan

akhirnya selesai menyantap tumis kacang panjang, tempe bacam, dan kerupuk, saatnya membuang, oh iya aku belum sempat minum obat, aku pake cara kemarin, ambil gelas trus bagi obatnya jadi dua, kali ini obatnya benar-benar jadi dua bagian yang hampir sama, so karena aku takut gagal aku berencana untuk membagi obat itu jadi dua lagi, tapi karena saking kecilnya dan jariku udah merah aku putuskan untuk memotongnya pake gunting, akhirnya bisa juga, aku minum obat sejenis aja empat gelas air, gimana kalo 5 jenis jal, kali ini aku bener-bener pengen buang air, leganya …

kali ini aku memang sengaja sholat Isya jam 8 (biasanya diatas jam 9) karena mau liat How Earth Made Us di kompas TV, ehh waktu mau sholat adek malah setel school rumble, harus naik deh sholat di lantai dua, gapapa demi How Earth Made Us, kali ini elemen apa ya? setelah selesai sholat, angkat jemuran, terus turun nyalain TV, heeeehhh gak ada acaranya diganti Indian Ocean gak jelas, menyebalkan … yaudah deh aku ambil alih komputernya finalin itazura na kiss sama mulai school rumble season 2 sambil nunggu download-an yang episode duanya yang hingga aku nulis ini belum kelar

sebenernya sebelum aku nulis ini aku liat cerpen Tika (temen sekelas yang baru pulang dari Umroh) yang nyritain tentang orang yang kecelakaan sebelum meminta jawaban, dilihat dari struktur katanya kayaknya co-past deh terlalu berat bahasanya kalo Tika yang buat (hus .. hus… UN bahasa aja dapet tujuh, nggak pantes buat ngritik), aku sempat bilang (ga janji lhoh) mau bikin cerpen ke Tika buat ngomong rahasiaku tentang orang yang dikaguminya, entah kenapa Tika selalu menghantui dengan kata ‘tell me the secret’, mungkin itu judul yang cocok buat cerpennya nanti

ditengah-tengah nulis ini oka-san (ibuk) gangguin dengan memintaku untuk memperlihatkan jadwal pendaftaran smp, maklumlah adek lulus kelas 6 sama minta diliatin nilai-nilai anak yang masuk smk tahun kemarin, heh apakah dia ingin bikin aku menyesal masuk sma, lagipula udah tiga tahun kan? aku juga udah mau masuk university, aku harus menjadi lebih baik daripada kalo aku masuk smk, ganbatte

gangguan lain juga datang, orang tak dikenal chat FB, dia cari temen yang ol sampe malam dan ketika aku kasi tau alasanku kalau aku downliad anime dia langsung off, pesanku dilihat saja tidak, kenapa? apa yang salah dengan anime? apa yang salah denganku? kupikir kita bisa Tomodachi o tsukuru .. ternyata PHP lagipula dia anak smp yang mau masuk senior (kelas tiga, buat yang suka nonton anime pasti tau) sedangkan aku anak sma yang baru aja meninggalkan jabatan sebagai senior … tapi Tomodachi o tsukuru itu nggak ada batasan umur kan?

well semoga besok aku udah sembuh soalnya mau berngkat ke sekolah buat ngurusin berkas-berkas sama Okti (masi inget ya, suka nawarin bantuan, temen sekelas), yaudah udah jam 23.50 ntar malah jadi tanggal 7 lagi, ja ne, oyasumi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s